Tujuh Fraksi Apresiasi dan Dukung Penuh Dua Raperda Inisiatif DPRD
Tujuh Fraksi Apresiasi dan Dukung Penuh Dua Raperda Inisiatif DPRD
DPRD Kabupaten Kebumen menggelar Rapat Paripurna Internal dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda Inisiatif DPRD Kabupaten Kebumen, Jum’at (03/01) di Ruang Rapat Paripurna. Sebanyak 2 (dua) Raperda Inisiatif yakni Raperda Pelindungan Anak dan Raperda Perlindungan Dan Pemberdayaan Perempuan telah disusun dan diserahkan draftnya oleh Bapemperda untuk dibahas bersama.
Dalam Pandangan Umumnya, 7 (tujuh) Fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Kebumen mengapresiasi dan mendukung penuh terhadap dua Raperda Inisiatif ini. Fraksi Partai Persatuan Pembangunan misalnya, sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas terwujudnya Raperda ini.
"Kami berharap Raperda ini nantinya bisa memberikan arah, landasan, dan kepastian hukum kepada semua pihak yang terlibat dalam memberikan pelindungan kepada anak serta memberikan rasa aman, kenyamanan dan ketentraman bagi perempuan agar terjunjung harkat dan martabatnya” ujar Agung Nurwahid, jubir FPPP.
Senada dengan FPPP, Fraksi Partai Nasdem berpendapat bahwa Raperda inisiatif ini sangat penting untuk memastikan bahwa hak-hak anak, seperti hak hidup, hak atas pendidikan, hak atas kesehatan, serta hak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi, dapat dipenuhi secara optimal. Fraksi NasDem juga berpandangan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa dan daerah. Namun, sering kali perempuan menghadapi tantangan seperti diskriminasi, kekerasan, dan ketidaksetaraan akses terhadap berbagai sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan regulasi yang komprehensif untuk melindungi hak-hak perempuan sekaligus meningkatkan pemberdayaan perempuan.
Sementara itu Fraksi Partai Gerindra berharap kebijakan dan regulasi yang diatur dalam raperda ini dapat diimplementasikan dengan efektif, serta mendapatkan dukungan anggaran yang memadai sehingga dapat diimplementasikan menjadi program-program turunan di lapangan yang lebih terarah dan berdampak pada masyarakat.