PU Fraksi Atas Raperda PP APBD 2024, Sejumlah Tanggapan Mengemuka
PU Fraksi Atas Raperda PP APBD 2024, Sejumlah Tanggapan Mengemuka
Sejumlah pertanyaan dan tanggapan mengemuka dalam Rapat Paripurna dengan agenda Pandangan Umum (PU) Fraksi atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024, Senin (23/06) di Gedung DPRD Kebumen. Dalam kesempatan Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD, H. Saman Halim ini, hadir mewakili Pemerintah Wakil Bupati Zaeni Miftah.
Beberapa hal disampaikan Fraksi-Fraksi yang meminta pihak eksekutif melakukan evaluasi mendalam diantaranya terkait belanja daerah yang lebih kecil dari target sehingga memberikan silpa cukup besar yaitu Rp.110.842.610.543. Kondisi makro juga menjadi catatan tersendiri seperti pertumbuhan ekonomi yang justru mengalami penurunan menjadi 5,30%, ketimpangan pendapatan mencapai 20,38%, tingkat pengangguran terbuka yang belum mencapai target dan tingkat kemiskinan masih sangat tinggi sebesar 15,71%.
Belanja pegawai dinilai menyisakan anggaran yang sangat besar di tahun 2024. Kedepannya Pemerintah Kabupaten diminta menghitung belanja pegawai dengan baik sehingga tidak memberikan silpa yang cukup besar dan bisa dialokasikan untuk kegiatan lainnya yang dibutuhkan oleh masyarakat. Besarnya SiLPA APBD tahun 2024 juga mengindikasikan masih kurang tepatnya perencanaan anggaran atau masih belum optimalnya penyerapan anggaran.
"Kedepan dalam implementasi anggaran harus lebih berkualitas artinya tidak semata-mata hanya penyerapan anggaran saja. Sehingga dalam realisasinya tidak terjebak pada istilah harus menghabiskan anggaran. Akan tetapi bagaimana bisa mengoptimalkan anggaran agar benar-benar dilaksanakan sesuai dengan yang sudah direncanakan sehingga betul-betul harapan output, outcome, ataupun sampai ke impact betul-bisa betul terwujud," ujar Andy Risdianto, Jubir FPDIP.
Disamping memberi catatan, Fraksi-Fraksi juga memberikan apresiasi pada Pendapatan Asli Daerah yang naik sebesar Rp.17.098.043.938 dari anggaran sebesar Rp. 467.192.970.000 realisasinya mencapai Rp. 484.291.013.938.
,
